Pengaruh Kopi Pada Ginjal

 
Kopi adalah salah satu jenis minuman yang sudah cukup populer dinikmatu masyarakat. Kebiasaan minum kopi sering kali sulit dihindarkan. Seperti halnya dengan merokok atau minum-minuman beralkohol, kopi jika sudah menjadi suatu kebiasaan sulit dilebaskan. Karena kopi memang menimbulkan efek candu.

Minum kopipun dapat menjadi sebuah kebiasaaan dalam sebuah keluarga. Entah itu kopi yang dibuat sendiri maupun kopi buatan pabrik. Bahkan di antara penikmat kopi sampai ada yang menyatakan jika tidak minum kopi, rasanya tidak nyenyak tidur.

Sebenarnya menikmati kopi bukan menjadikan suatu masalah dalam kesehatan seseorang. Kafein merupakan zat aktif dalam kopi, memang mempunyai beberapa pengaruh terhadap tubuh, antara lain menimbulkan rangsangan kontraksi otot polos termasuk kontraksi otot polos di saluran kemih. Oleh karena itu penikmat kopi akan mudah timbul rasa ingin buang air kecil.

Akibat menikmati kopi memang berdampak pada aliran darah ke ginjal. Kopi dapat meningkatkan kecepatan detak jantung da dilatasi pembuluh darah arteri yang memberi pengaruh bertambah derasnya aliran darah ke ginjal. Namun, apabila ginjal seseorang tidak mengalami masalah, memimum kopi bukan merupakan sesuatu hal yang harus diwaspadai.

Gagal ginjal umumnya disebabkan oleh faktor genetik, penyakit infeksi, penyakit metabolisme atau gangguan kelenjar teroid, penyakit sistemik seperti hipertensi, dan diabetes, penyakit autoimmun seperti SLE dan tumor.

Justru yang harus diwaspadai adalah efek kecanduan kopi. Apabila menikmati kopi masih dalam takaran yang wajar sekitar 2 cangkir perhari, tidak akan berpengaruh langsung terhadap gagal ginjal. Akan tetapi, jika penikmat kopi sudah melampaui batas(3-5 cangkir per hari)harus segera dibatasi pengkonsumsiannya.

Menghentikan kebiasaan minum kopi yang berlebihan harus dilakukan secara bertahap. Dimulai dari jumlah cangkir perhari sampai pada pengurangan jumlah takaran per cangkir perharinya.

Tips untuk Berhenti Merokok



Morokok sering dianggap sebagai sesuatu hal yang biasa.  Merokok juga sudah menjadi pola hidup yang dilakukan oleh banyak kalangan. Jika dulu perokok adalah laki-laki, sekarang wanitapun merokok. Jika dulu hanya orang dewasa saja yang merokok, sekarang anak kelas 6 SD pun sudah ikut-ikutan merokok. Merokok seperti menjadi hal yang biasa dan lumrah dilakukan oleh siapa saja. Meskipun demikian, kita tetap harus bertanya dan memikirkan apakah merokok itu baik? Tentu tidak, semua orang yang bisa membaca pasti tahu bahwa merokok itu tidak baik. Mengapa? Sebab dalam kemasan rokok tersebut terdapat tulisan “merokok dapat menyebabkan sakit jantung dan impotensi”. Jadi kalo kita tahu bahwa merokok itu merusak kesehatan namun tetap dilakukan itu berarti kita lalai dalam melakukan hal baik.

Jika memang merokok itu sesuatu hal yang salah dan tidak baik, namun mengapa ada orang  yang merokok walaupun mereka tahu bahwa merokok itu salah?tantu ada banyak alasa, pertama ada orang-orang tertentu yang merokok karena stress. Kedua, ada juga orang yang merokok karena ikut-ikutan teman. Ketiga adalah sebagian orang yang lain merokok karena sudah kecanduan. Ada banyak orang yang padamulanya merokok hanya untuk coba-coba. Ingin nyoba sebatang saja. Mungkin waktu pertama kali nyoba rasanya gak enak, namun lama kelamaan orang yang merokok akan merasa kok rokok itu lama-lama enak juga ya... ada juga lho, yang tanpa sadar sehari demi hari jumlah rokok yang dihisap semakin banyak, maka orang tersebut menjadi terikat dengan rokok alias kecanduan





Sekarang pertanyaannya, kika diantara kita ada yang merokok, bagaimana cara menghentikannya?
Pertama, untuk berhenti merokok seseorang membutuhkan komitmen. Kalo kamu gak punya komitmen untuk berhenti merokok, kamu gak bakalan bisa berhenti merokok. Menghilangkan sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan bahkan menjadi candu dalam hidup, sama sekali tidak mudah untuk dihilangkan. Kecuali kita punya komitmen yang kuat, baru kita bisa menghilangkan kebiasaan merokok. Biasanya kendala yang dihadapi adalah, kebanyakan perokok berkomitmen kuat hanya pada saat awal-awal saja, mungkin setelah mengijak satu atau 2 bulan seolah-olah komitmen tersebut “terlupakan”. Untuk mengatasai ini pikirkan saja sekian lama anda sudah berhasil berhenti merokok, masak mau balik ngrokok lagi?
Kedua, untuk bisa berhenti merokok kita harus menghentikan dan menguasai hasrat merokok. Jika sebelumnya saat kamu merasa stress, kamu lalu mengambil rokok untuk menghilangkan stressmu, maka sekarang saat kamu stress, kamu mesti tahan sekuat tenaga untuk nga merokok. Cuma bagaimana caranya kita bisa mengendalikan diri saat ingin merokok. Ya nga ada pilihan lain, lawan keinginan tersebut. Memang tidak mudah melawan keinginan, namun kita sebenarnya bisa mengalahkan keinginan merokok.
Ketiga, untuk meninggalkan rokok, kamu mesti menginggalkan komunitas atau teman-teman perokok. Kalo terus bergaul dengan orang-orang perokok, maka kamu akan gampang jatuh lagi dalam kebiasaan merokok. Karena pergaulan yang buruk merusak kebiasaan baik. Jadi kamu harus menjaga betul-betul dengan siapa kamu bergaul. Kalo kamu ingin lepas dari rokok, namun teman-temanmu adalah perokok, maka kamu mesti berani ambil keputusan untuk meninggalkan mereka.

Ini semua hanya cara, semua tergantung dari kamu, apakah kamu mau ambil komitmen untuk tidak merokok, apakah kamu bisa menguasai hasrat merokomu, dan apakah kamu berani untuk meninggalkan teman-temanmu yang perokok? Mari katakan pada dirimu “SAYA MAU AMBIL KOMITMEN UNTUK BERHENTI MEROKOK”

Tomat dan Manfaatnya

Di Prancis tomat dinamakan “apel cinta” atau pompe d’amour’. Meskipun bentuknya buah, tomat masih dikelompokkan sebagai sayuran. Tomat sangat mudah ditemukan karena sayuran ini bisa berbuah di semua musim.

Dari segi harga juga termasuk murah, sehingga dapat menjadi sayuran bagi hampir semua lapisan masyarakat. Tomat juga banyak digunakan untuk masakan, seperti sop, jus pasta, dll. Rasanya yang agak asam membuat selera makan meningkat.

Tomat atau lyopercisum esculentum pada mulanya ditemukan di sekitar Peru, Ekuador, dan Bolivia. Tersebutlah Dr. John Cook Bennet, dekan dari fakultas kedokteran Willoughby University di Ohio, salah seorang yang berjasa dalam mengangkat “martabat” tomat.

Ketika bulan november 1834 diruang kuliah fakultas, dengan suara lantang Bennet berkata, “tomat bisa mengobati diare, serangan empedu, dyspepsia(gangguan pencernaan), dan mencegah kolera”.

Yang lebih dahsyat, Bennet menyatakan, minum jus tomat mampu memulihkan fungsi lever. Peneliti lain dari Rowett Research Institute di Aberdeen, Skotlandia, juga berhasil menemukan manfaat lain dari tomat. Menurutnya, gel yang berwarna kuning yang menyelubungi biji tomat dapat mencegah penggumpalan dan pembekuan darah yang dapat menyebabkan penyakit jantung dan stroke.

Selang 120 tahun kemudian, ilmuwan Yumi Tohuoka melalui penelitiannya menunjukkan dukungannya terhadap perkataan Bennet. Dalam laporan The Tohoku Journal of Experimental Medicine terbitan Tohoku University di jepang,Tohuoka menyatakan, jus tomat secara klinis efektif menyeimbangkan gangguan lever.

Demikian pula John Helnerman, seorang peneliti medis yang bekerja sama dengan tabib, berkesimpulan, “Tidak ada cara yang lebih baik dalam meningkatkan kesehatan dan menyeimbangkan fungsi lever dengan cepat, selain dengan meminum jus tomat”.

Bebrapa waktu silam, tanpa sengaja dihasilkan sejenis tomat yang mengandung antioksidan lycopene tiga setengah kali lebih banyak dari tomat biasa. Ini berawal dari usaha ilmuwan di Purdue University dan Pusat Penelitian pertanian Dperatemen Pertanian Amerika Serikat untuk mengenmbangkan tomat yang memiliki kualitas lebih baik dan tidak mudah busuk.

Masih banyak lagi manfaat tomat, yang tua dan masak alami selalu berbau alkalin dan rasanya sedikit masam. Itu karena tomat memiliki kekayaan garam mineral.

Mineral-mineral itulah yang merangsang aliran air liur, sehingga menambah rasa lapar sekaligus memungkinkan makanan dicerna lebih baik. Jadi, mengkonsumsi tomat dapat meningkatkan nafsu makan.

Tomat juga baik dikinsumsi siapa saja sejak usia dini. Terlebih tomat memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan vitamin A, yang bermanfaat untuk meningkatkan kekebalan tubuh.

Tapi perlu diingat, pilihlah tomat yang berwarna merah karena kandungan vitamin C dan vitamin A 5kali lebih banyak jika dibandingkan dengan tomat hijau. Semakin matang tomat, semakin kaya kandungan vitaminnya. Karena itu, sangat baik jika anak kecil sudah dibiasakan banyak makan tomat merah.

Karena hal ini sangat penting untuk menjaga kesehatan matanya dan menghancurkan radikal bebas. Untuk anak, tomat bisa dicampur dengan sayuran lainnya dan menjadi menu rutin sehari-hari.

Dalam pigmen warna merah pada tomat, mempunyai nilai lebih lainnya. Warna merah pada tomat lebih banyak mengandung lycopene, yaitu suatu zat antioksidan yang dapat menghancurkan radikal bebas dalam tubuh akibat rokok, polusi dan sinar ultraviolet.

Selain itu, belakangan diketahui lycopene juga berkhasiat membantu mencegah kerusakan sel yang dapat mengakibatkan kanker leher rahim, kanker prostat, kanker perut,dan kanker pankreas. Untuk mendapat khasiat dari tomat, terutama untuk orang dewasa, tomat terasa segar, sehingga dapat menambah nafsu makan.

Rasa asam ini sangat baik dikonsumsi saat kita mengalami mual atau dikonsumsi oleh wanita yang sedang mengalami PMS(pre menstrual syndrome).

Jika tidak kuat dengan rasa masam, terutama untuk orang yang memiliki penyakit maag, sebaiknya tidak mengkonsumsinya walaupun dalam bentuk jus karena akan memperburuk konsisi maag tersebut. Berbeda dengan sayuran lain yang lebih bermanfaat jika dimakan mentah, ternyata tomat lebih baik jika dicampur dengan masakan atau dihancurkan sebelum dimakan.



Peneliti menemukan lycopene yang dikeluarkan pada tomat yagn dimasak lebih banyak jika dibandingkan dengan tomat yang langsung dimakan tanpa diolah terlebih dahulu. Sayangnya, meskipun kadungan lycopene berlimpah, pasta tomat dan saus tomat yang dijual dipasaran sudah banyak dibumbui dengan bahan tambahan makanan seperti pewarna atau pengawet sintetis.

Bahan tambahan ini justru merangsang munculnya banyak radikal bebas yang memacu kanker. Jadi sebaiknya hindari mengkonsumsi saus tomat yang sudah dibumbui berbagai bahan tambahan tersebut.

Berikut adalah mafaat tomat:
  1. membantu menurunkan resiko gangguan jantung
  2. memulihkan fungsi lever
  3. menghilangkan lelah dan menambah nafsu makan
  4. menghambat pertumbuhan sel kanker pada prostat, leher rahim, payudara, dan endometrium
  5. mengurangi resiko radang usus buntu
  6. membantu menjaga kesehatan organ hati, ginjal dan mencegah kesulitan buang air besar
  7. menhilangkan jerawat
  8. mengobati diare
  9. meningkatkan jumlah sperma pada pria
  10. mengatasi kegemukan

Tips mengolah tomat sebagai obat
  1. untuk mengobati keseleo
sembuhkan dengan ramuan tomat. Buah tomat di blender, lalu sarinya dicampur dengan minyak wijen dengan perbandingan 1:1. setelah itu, dipanaskan hingga tinggal minyaknya saja. Kemudian minyak tersebut dipakai memijat sendi yang keseleo
  1. mengobati bisul
ambil sebiah tomat. Lalu, seluruh daging dan biji tomat dipanaskan, dan diletakkan diatas bisul. Tak lama kemudian bisul pecah, dan sekaligus disembuhkannya.

Perceraian dan Dampaknya pada Anak


Keluarga merupakan kelompok social yang pertama dalam kehidupan manusia dimana ia belajar dan menyetakan diri sebagai manusia yang bersosialisasi dengan sesamanya. Sosialisasi atau interaksi yang utama adalah interaksi dalam keluarga. Di dalam keluarga,kita belajar bekerja sama, bantu membantu, serta belajar memperhatikan keinginan-keinginan orang lain. Apabila interaksi social di dalam keluarga tidak berjalan lancer, kemungkinan besar tingkah lakunya akan menyimpang(delinkuen). Perilaku yang menyimpang adalah suatu perilaku yang tidak sesuai dengan norma agama, maupun norma yang berlaku dalam masyarakat.

Perilaku yang menyimpang dapat terjadi dalam diri setiap anggita keluarga tanpa terkecuali. Dan hal ini akan terulang terus-menerus dari generasi ke generasi menjadi seperti lingkaran setan. Orang tua yang bercerai akan menghasilkan anak-anak dengan kemungkinan 2x bercerai apabila ia berkeluarga nantinya. Orang tua yang sering mengalami konflik, akan memproduksi anak dengan sifat-sifat yang lebih antisocial. Dalam penelitian terbaru, yang diturunkan secara genetic(dari orang tua kepada anaknya) bukan sekedar faktor fisik tetapi juga faktor psikologis. Orang tua mengalami stress dalam hidupnya akan menghasilkan anak-anak yang lebih stress. Faktor-faktor psikologis yang diturunkan secara genetik juga diteliti menyangkut memori(ingatan). Ingatan terhadap suatu peristiwa yang tidak enak seperti kekerasan dalam rumah tangga termasuk suatu ingatan yang diturunkan kepada anak-anaknya. Salah satu faktor utama dalam keluarga yang mempengaruhi perkembangan anak adalah faktor keutuhan keluarga, disamping ada faktor-faktor lain, seperti keadaan ekonomi misalnya. Yang dimaksud dengan keutuhan keluarga adalah keutuhan dalam struktur keluarga, yaitu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak. Apabila tidak ada ayah atau ibu atau bahkan keduanya, maka struktur keluarga sudah tidak bisa dikatakan utuh lagi. Ketiadaan ayah atau ibu bisa disebabkan oleh:
  1. Perceraian
  2. Konflik antara ayah dan ibu
  3. Ketidak dekatan antara orang tua dengan anak-anaknya
  4. Ayah atau ibu jarang pulang ke rumah dan berbulan-bulan meninggalkan anaknya karena tugas atau karena hal-hal lain dan hal ini terjadi secara berulang-ulang.



Ketidak utuhan keluarga berpengaruh negatif terhadap perkembangan sosial anak-anak. H. Thomae di jerman barat pada tahun 1957 meneliti penilaian guru terhadap prestasi dan perilaku anak didiknya. Dan dari hasil penelitian diatas ditarik kesimpulan bahwa pengaruh ketidakutuhan keluarga mempunyai peranan yang negatif terhadap perkembangan kecakapan anak di sekolah.

Ketidakutuhan keluarga juga akan menghasilkan perilaku yang menyimpang. Ketidakutuhan dapat juga diartikan tidak adanya kedekatan di antara oanggota keluarga. Dalam penelitian W.A. Gerungan juga didapat kesimpulan bahwa anak yang tidak pernah menceritakan pengalaman hidupnya atau cita-citanya kepada orang tua sebanyak 39% memiliki perilaku yang menyimpang dibanding dengan anak-anak yang pernah menceritakan keberadaan dirinya kepada orang tua. Hal ini disebabkan karena orang tua tidak mempunyai cukup waktu untuk berinteraksi dengan anak.

Pertanyaannya adalah: “mengapa dapat timbul perilaku yang menyimpang dalam diri anak dari keluarga yang tidak utuh?”. Jawabannya adalah anak delinkuen seringkali tidak mendapatkan cukup perhatian dalam penerapan norma-norma tingkah laku yang wajar dari kedua orang tuanya. Tidak ada atau jarangnya mendapat hukuman(pengarahan)dari orangtua menyebabkan anak menjadi delinkuen.

Perilaku yang menyimpang yang bersifat fisik maupun psikologis adalah penyimpangan gender dalam diri si anak. Ketidakhadiran orang tua akan menimbulkan kesulitan identifikasi gender si anak. Identifikasi gender adalah proses pembelajaran tingkah laku dengan mencontoh suatu model gender tertentu sesuai dengan kodratnya. Tidak hadirnya ayah dalah kehidupan keluarga, sehingga tidak ada model seorang ayah atau seorang laki-laki akan menyulitkan anak laki-laki dalam proses identifikasi gender. Ia mempunyai kecenderungan pada akhirnya menjadi seorang yang feminim atau bahkan menjadi gay. Demikian juga sebaliknya. Ketidak hadiran seorang ibu akan menyulitkan proses identifikasi gender seorang anak perempuan. Ia akan menjadi seorang yang tomboy atau menjadi lesbian. Mengapa bisa terjadi penyimpangan seksual dalam hal ini? Kesulitan yang dihadapi anak dengan tidak hadirnya orang tua bukan hanya pada identifikasi gender saja, tetapi juga pada proses identifikasi seksual pada anak-anak. Sebenarnya sejak masa puber, seorang anak akan mengarahkan hasrat seksualnya kepada orang dengan jenis kelamin yang berbeda dengan gender mereka. Dan mereka melihat atau mengidentifikasi (mencontoh)hal ini dari perilaku orang tua mereka. Ketidakharmonisan dalam diri orang tua mereka menimbulkan kebinggungan atau kacaunya proses identifikasi ini.

Melalui penjelasan di atas dapatlah kita simpulkan bahwa kehadiran dan keharmonisan kehidupan orang tua sangat berperan dalam kehidupan seorang anak. Hanya orang tua yang dapat memutus sejarah kehidupan yang jelek agar jangan sampai terulang dalam kehidupan si anak. Dalam hal ini diperlukan pemikiran ulang pada diri orang tua sebelum ia bersikap yang nantinya akan merigukan diri anak-anaknya.

Kisah Arloji yang Hilang


ada seorang tukang kayu. suatu saat ketika sedang bekerja, secara tidak sengaja arlojinya jatuh dan terbenam diantara tingginya tumpukan serbuk kayu. arloji itu adalah sebuah hadian dan telah dipakainya cukup lama. ia amat mencintai arloji itu. karenanya ia berusaha menemukan kembali arlojinya. sambil mengeluh mempermasalahkan keteledoranyya, si tukang kayu mulai membongkar tumpukan serbuk kayu yang tinggi.

teman-teman pekerja yang lain juga turut membantu mencarinya, namun sia-sia saja. arloji kesayangannya tetap tidak ditemukan. tibalah saat makan siang, para pekerja dan pemilik arloji meninggalkan bengkel kayu tersebut. saat itu ada seorang anak yang sejak tadi memperhatikan mereka mencari arloji. anak itu kemudian mendekati tumpukan serbuk kayu tersebut. dan ia jongkok dan mencari. tak berapa lama berselang ia telah menemukan kembali arlijo kesayangan si tukang kayu. tentu saja tukang kayu amat gembira. namun ia juga heran, karena sebelumnya banyak orang telah membongkar tumpukan serbuk namun hasilnya sia-sia. tetapi anak ini cuma seorang diri saja berhasil menemukan arloji tersebut.

"saya hanya duduk secara tenang di lantai, dalam keheningan itu saya bisa mendengar bunyi tik tak tik tak. dengan begitu saya tahu dimana arloji itu berada"jawab anak itu.

keheningan adalah pekerjaan rumah yang paling sulit diselesaikan selama hidup. sering secara tidak sadar kita terjerumus dalam seribu satu macam "kesibukan dan kegaduhan". ada baiknya kita menenangkan diri kita terlebih dahulu sebelum mulai melangkah menghadapi setiap permasalahan.

Kupu-Kupu







Suatu ketika, terdapat seorang pemuda di tepi sebuah telaga. Ia tampak termenung. Tatapan matanya kosong, seluruh penjuru mata angina telah dilewatinya, namun tak ada satupun tutuk yang membuatnya puas. Kekosongan makin senyap, sampai ada suara yang menyapanya. Ada orang lain disana.
“sedang apa kau disini anak muda?” Tanya suara itu. Rupanya ada seorang kakek tua.
“apa yang kau risaukan” Tanya kakek itu lagi.
Anak muda itu menoleh ke samping, “aku lelah Pak tua. Telah berkilo-kilo jarak yang ku tempuh untuk mencari kebahagiaan, namun tak juga kutemukan rasa itu dalam diriku. Aku telah berlari melewati gunung dan lembah, tapi tak ada tanda kebahagiaan yang hadir dalam diriku. Kemanakah aku harus mencarinya? Bilakah kutemukan rasa itu?”

Kakek tua duduk semakin dekat, mendengarkan dengan penuh perhatian. Dipandangnya wajah lelah di depanyya lalu ia mulai berbicara,
“di depan sana, ada sebuah taman. Jika kamu ingin menjawab pertanyaanmu tangkaplah seekor kupu-kupu buatku.”Mereka berpandangan. “ya, tangkaplah seekor kupu-kupu buatku dengan tanganmu” sang kakek mengulang kalimatnya lagi.

Perlahan pemuda itu bangkit. Langkahnya menuju satu arah, taman. Tak berapa lama, dijumpainya taman itu. Taman yang semarak dengan pepohonan dan bunga yang bermekaran. Tak heran banyak kupu-kupu yang berterbangan disana. Sang kakek melihat dari kejauhan, memperhatikan tingkah yang diperbuat pemuda yang sedang galisah itu. Anak muda itu mulai bergerak. Dengan mengendap-endap. Ditujunya sebuah sasaran. Perlahan. Namum, HAP! Sasaran itu luput. Dekejarnya kupu-kupu  itu kearah lain. Ia tidak mau kehilangan buruannya. Namum lagi-lagi, HAP!. Ia gagal. Ia mulai berlari tak beraturan. Diterjangnya sana sini. Ditabraknya rerumputan dan tanaman untuk mendapatkan kupu-kupu itu. Diterobosnya semak dan perdu disana. Gerakannya semakin liar.

Adegan itu terus menerus berlangsung, namun belum ada satu kupu-kupu yang dapat ditangkap. Sang pemuda mulai kelelahan. Nafasnya memburu, dadanya bergerak naik turun dengan cepat. Sampai akhirnya sang kakek berteriak “hentikan dulu anak muda, istirahatlah.” Tampak sang kakek yang berjalan perlahan. Tapi lihatlah, ada sekumpulan kupu-kupu yang berterbangan disisi kanan kiri kakek itu. Kupu-kupu tersebut terbang berkeliling, sesekali hinggap di tubuh kakek itu. “begitukan caramu mencari kebahagiaan? Berlari dan menerjang? Menabrak tak tentu arah, menerobos tanpa pedulu apa yang kau rusak?” sang kakek menatap pemuda itu. “nak, mencari kebahagiaan itu seperti menangkap kupu-kupu. Semakun kau terjang, semakin kau buru, semakin pula ia pergi dadimu, namun tangkaplah kupu-kupu dengan hatimu. Karena kebahagiaan itu buka benda yang dapat kau genggam, atau sesuatu yang dapat kau simpan.”

“Carilah kebahagiaan itu dalam hatimu. Telusuri rasa itu dalam kalbumu ia tak akan lari kemana-mana. Bahkan, tanpa kau sadari kebahagiaaan itu sering datang sendiri” kakek tua ti kemudian mengangkat tangannya. Hap, tiba-tiba tampak seekor kupu-kupu yang hinggap di ujung jarinya. Terlihat kepak-kepak sayap kupu-kupu itu, memancarkan keindahan ciptaan Tuhan. Pesonanya begitu mengagumkan, kelopak sayap yang mengalun perlahan, layaknya kebahagiaan yang hadir dalam hati. Warnanya begitu indah, seindah kebahagiaan bagi mereka yang mampu menyelaminya.

Mencari kebahagiaan adalah layaknya mencari dan menangkap kupu-kupu. Sulit, bagi mereka yang terlalu bernafsu, namun mudah bagi mereka yang tahu apa yang mereka cari. Kita mungkin dapat mencarinya dengan menerjang sana-sini. Menabrak sana-sini, atau menerobos apapun untuk mendapatkannya. Kita dapat saja mengejar dengan berlari kencang. Keseluruh penjuru arah. Kitapun dapat mereihnya dengan bernafsu, seperti menangkap buruan yang dapat kita santap setelah mendapatkannya.

Namun kita belajar bahwa kebahagiaan tak bisa didapat dengan cara seperti itu. Kita belajar bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dapat kita genggam dan disimpan. Bahagia adalah seperti udara, dan kebahagiaan adalah aroma dari udara itu. Kita belajar bahwa bahagia itu memang ada dalam hati. Semakin kita mengejarnya, semakin pula kebahagiaan itu akan pergi dari kita. Cobalah temukan kebahagiaan itu dalam hatimu. Biarkalah rasa itu menetap dan abadi di dalam hati kita. Temukan kebahagiaan itulam setiap langkah yang kita lakukan. Dalam bekerja, belajar, dalam manjalani hidup, dalam sedih, gembura, dalam sunyi, dalam riuh. Temukan kebahagiaan itu perlahan. Dalam tenang dalam perlahan, dakam ketulusan hati.

Kebahagiaan itu ada dimana-mana. Rasa itu ada disekitar kita. Bahkan hinggap dihati kita, namun kita tidak pernah mempedulikannya. Atau mungkin kebahagiaan sudah berterbangan disekeliling kita, namun kita terlalu acuh untuk menikmatinya.

Tuhan Itu Baik

Ada dua orang yang mengadakan perjalanan bersama. Mereka membawa seekor keledai untuk mengangkut barang bawaan mereka, sebuah obor untuk menerangi jalan di waktu malam, dan seekor ayam, yang merupakan teman keledai itu. Ayam duduk di kepala sang keledai sepanjang perjalanan.

Salah seorang diantaranya sangat saleh, sedangkan seorang yang lainnya tidak percaya kepada Tuhan. Sepanjang perjalanan mereka sering berbincang-bincang tentang Tuhan. “Tuhan itu sangat baik” kata orang pertama.

“kita lihat saja, jika pendapatmu itu benar, kita bisa bertahan dalam perjalanan ini” jawab orang kedua.

Menjelang petang, mereka tiba di sebuah desa kecil, dan mereka mencari tempat bermalam. Meskipun mereka sudah mencari kesana kemari, tapi tidak seorang pun menerima mereka. Dengan berat hati mereka meneruskan perjalanan sampai keluar kota itu, dan mereka memutuskan untuk tidur disana.

“saya piker kamu tadi bilang bahwa Tuhan itu baik”kata orang kedua dengan sinis.
“Tuhan telah memutuskan bahwa disinilah tempat bermalam kita yang terbaik” jawab orang pertama.
Mereka memasang tempat tidur mereka dibawah sebuah pohon yang besar, disamping jalan menuju ke desa tadi, lalu mereka mengikat keledai mereka lima meter dari tempat mereka tidur. Ketika mereka mau menyalakan obor, tiba-tiba terdengar suara gaduh, ternyata seekor singa menerkam keledai mereka hingga mati dan menyeretnya untuk dimakan. Dengan segera kedua orang itu memanjat pohon agar selamat.
“kamu masih bilang bahwa Tuhanitu baik?” kata orang kedua dengan sinis.
“jika singa tidak menerkam keledai kita, tentunya singa itu akan menyerang kita. Tuhan memang baik” jawab orang kedua.
Beberapa saat kemudian terdengar jeritan ayam mereka. Dari atas pohon mereka melihat bahwa seekor kucing liar menerkam ayam mereka dan menyeretnya kesana kemari.
Sebelum orang kedua sempat berkata sesuatu, orang pertama mengatakan”jeritan ayam itu sekali lagi menyelamatkan kita. Tuhan itu memang baik”

Beberapa menit kemudian hembusan angina kencang memadamkan obor mereka yang merupakan satu-satunya penghangat tubuh mereka dimalam itu.
Sekali lagi orang kedua mengejek temannya” tampaknya kebaikan Tuhan terus bekerja sepanjang malam ini”katanya. Tapi kali ini orang pertama hanya diam.
Keesokan harinya kedua orang itu kembali menuju desa untuk mencari makanan. Mereka segera mendapati bahwa segerombolan besar perampok telah menyerang desa itu semalam dan merampok seluruh desa.
Mengetahui hal itu, orang pertama berkata”akhirnya menjadi jelas bahwa Tuhan itu memang sangat baik. Seandainya kita bermalam didesa ini, maka kita pasti sudah dirampok bersama seluruh desa ini. Seandainya angin tidak memadamkan obor kita kemarin malam, maka perampok itu yang pesti melewati jalan didekat tempat kita bermalam, akan melihat kita dan merampok barang-barang kita. Jelas Tuhan itu baik”


Selalu mengucap Syukur terhadap apa yang Tuhan berikan atas hidup kita, baik "enak" maupun "tidak enak". Percayalah Tuhan mempunyai tujuan yang baik untuk hidup kita.

About this blog

Diberdayakan oleh Blogger.